Kendali Tekanan Refrigerant Menggunakan Metode Logika Fuzzy

Kartika Sekarsari, Herlangga Ibnu Azis

Sari


Refrigerant atau freon merupakan zat pemindah panas pada sebuah sistem pendingin, tanpanya sistem refrigerasi tidak akan bekerja. Namun refrigerant juga dapat menyebabkan masalah konsumsi listrik yang tinggi dan juga dapat menyebabkan kerusakan pada kompresor tergantung dari tekanan refrigerant dan juga kondisi AC (Air Conditioner) itu sendiri. Dalam kasus tersebut terjadi ketidak pastian kondisi refrigerant, khususnya pada saat pengisian refrigerant. Hal ini bisa disebabkan oleh tekanan, arus, dan kondisi AC (Air Conditioner) itu sendiri. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat sebuah alat pengisian refrigerant otomatis yang dapat mengetahui kebutuhan refrigerant dengan menggunakan Logika Fuzzy metode inferensi Mamdani, sensor tekanan Transmitter G, dan sensor arus SCT013, sehingga diharapkan dapat mencegah konsumsi listrik yang tinggi, membantu mempermudah pekerjaan teknisi AC (Air Conditioner) dalam pengisian refrigerant sehingga kebutuhan tata udara dapat terpenuhi. Logika Fuzzy dengan metode inferensi Mamdani yang diterapkan pada alat mampu menyelesaikan masalah ketidakpastian dalam pengisian refrigerant, dengan cara memetakan variabel tekanan dan variabel arus dalam fungsi keanggotaan masukan yang mana masing-masing variabel tersebut memiliki tiga himpunan. Sedangkan, variabel pengisian refrigerant dipetakan dalam fungsi keanggotaan keluaran dengan dua himpunan. Pada akhirnya diperoleh sebuah keputusan berupa nilai status pengisian yang mampu bekerja secara otomatis dengan memanfaatkan hasil proses defuzzification sebagai kontrol solenoid valve dengan hasil pengujian sistem AC (Air Conditioner) 1/2 PK R32 merek DAIKIN adalah 170 Psi (pound per square inch) untuk tekanan dan 1,64 A untuk arus. Hasil pengukuran sensor tekanan dan arus memiliki rata rata error dari 10 kali pengukuran, yaitu 0,3% untuk sensor tekanan transmitter G1 dan 3,21 % untuk sensor arus.

 

Refrigerant, known as freon, is a heat transfer substance in the cooling system, which is necessary for the refrigeration system to work. However, refrigerants can also cause problems with high electricity consumption. It can also cause damage to the compressor depending on the pressure of the refrigerant and the condition of the Air Conditioner. In this case, there is uncertainty about the condition of the refrigerant, especially when charging the refrigerant. This can be caused by pressure, current, and the Air Conditioner's condition. Therefore, in this study, an automatic refrigerant filling device was created that can determine refrigerant needs using the Fuzzy Logic Mamdani inference method, Transmitter G pressure sensor, and SCT013 current sensor so that it is expected to prevent high electricity consumption, help make the work of Air Conditioner technicians easier in charging the refrigerant so that the need for air conditioning can be fulfilled. Fuzzy logic with the Mamdani inference method applied to the tool can solve the problem of uncertainty in refrigerant filling by mapping the pressure variables and current variables in an input membership function where each variable has three sets. Meanwhile, the refrigerant charging variable is mapped into an output membership function with two sets. In the end, a decision was obtained in the form of a filling status value that was able to work automatically by utilizing the results of the defuzzification process as a control solenoid valve with the results of testing the Air Conditioner 1/2 PK R32 brand DAIKIN was 170 PSI for pressure and 1.64 A for current, where the measurement results of the pressure and current sensors have an average error of 10 measurements, namely 0,3 % for the G1 transmitter pressure sensor and 3,21% for the current sensor.


Kata Kunci


Refrigerant; Logika Fuzzy; Sensor tekanan; sensor arus; Air Conditioner

Teks Lengkap:

PDF


Dilihat:
Sari 163 kali
PDF 52 kali

Referensi


A. K. Vuppaladadiyam et al., “Progress In The Development And Use Of Refrigerants And Unintended Environmental Consequences,” Science of the Total Environment, vol. 823. 2022. doi: 10.1016/j.scitotenv.2022.153670.

L. N. Tilqadri, I. Nofitra, Isnanda, Feidihal, and Y. Yetri, “Identifikasi Kerusakan dan Perbaikan Refrigerator Freezer AR763,” J. Teknol. dan Rekayasa Manufaktur, vol. 3, no. 1, 2021, doi: 10.48182/jtrm.v3i1.69.

M. A. Rozaq, B. Sukoco, and D. Nugroho, “Analisa Pengaruh Setting Suhu Air Conditioner Terhadapp Konsumsi Energi Listrik Pada Air Conditioner Kapasitas 5 Pk Type PSF 5001,” Konf. Ilm. Mhs. UNISSULA, 2019.

G. Wilis, “Penggunaan Refrigeran R22 dan R134a pada Mesin Pendingin,” J. Tek. Mesin, vol. 8, no. 1, 2013.

A. Yani, Y. H. Anoi, and M. Prastiawan, “Analisis Pengaruh Penambahan Fan pada Instalasi Air Conditioner dan Putaran Engine terhadap Temperatur Cabin dan Coeffisient of Performance,” Turbo J. Progr. Stud. Tek. Mesin, vol. 8, no. 1, 2019, doi: 10.24127/trb.v8i1.918.

F. A. Pratama, W. H. Mitrakusuma, and Muhamad Anda Falahuddin Wirenda Sekar Ayu, “Kajian Kinerja Sistem Refrigerasi Menggunakan Refrigeran R32,” Pros. 12th Ind. Res. Work. Natl. Semin., vol. 1, 2021.

N. Abas, A. R. Kalair, N. Khan, A. Haider, Z. Saleem, and M. S. Saleem, “Natural and synthetic refrigerants, global warming: A review,” Renewable and Sustainable Energy Reviews, vol. 90. 2018. doi: 10.1016/j.rser.2018.03.099.

K. Ridhuan, “Proses Daur Ulang Refrigeran Yang Tercemar Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Dan Penghematan,” Turbo J. Progr. Stud. Tek. Mesin, vol. 2, no. 1, 2013, doi: 10.24127/trb.v2i1.38.

E. Kasli, D. Rehan, and H. Mazlina, “AC Portable Tanpa Mengunakan Freon Sebagai Alternatif Pendingin Udara Ramah Lingkungan,” J. Pendidik. Sains Indones., vol. 7, no. 1, 2020, doi: 10.24815/jpsi.v7i1.13544.

P. D. Pelatin and A. K. Albahar, “Pengaruh Tekanan Freon Pada Sistem Ac (Air Conditioner) Terhadap Konsumsi Listrik,” J. Ilm. Elektrokrisna, vol. 5, no. 1, pp. 37–44, 2016.

I. N. Mudana, Y. P. Sudarmojo, and I. G. N. Janardana, “Studi Pengaruh Jenis Refrigerant Terhadap Pemakaian Daya Listrik Pada Mesin Pengkondisian Udara (AC),” J. SPEKTRUM, vol. 5, no. 1, 2018, doi: 10.24843/spektrum.2018.v05.i01.p21.

N. Umami, “Analisa Perubahan Tekanan Pengisian Refrigerant R-32 Terhadap Kinerja Ac Split 1,5 Pk Pada Ruangan Dengan Volume 600 M3,” J. Chem. Inf. Model., vol. 43, no. 1, 2020.

I. Damaj, J. Saade, H. Al-Faisal, and H. Diab, “Fuzzy Inference Procedure for Intelligent and Automated Control of Refrigerant Charging,” Int. J. Fuzzy Syst., vol. 20, no. 6, 2018, doi: 10.1007/s40815-018-0486-3.

Wayan Arsa Suteja and Adi Surya Antara, “Analisis Sensor Arus Invasive ACS712 dan Sensor Arus Non Invasive SCT013 Berbasis Arduino,” PROtek J. Ilm. Tek. Elektro, vol. 8, no. 1, 2021, doi: 10.33387/protk.v8i1.2116.

R. Pradhana and S. Setiawidayat, “Sistem Deteksi Arus Gangguan Satu Fasa Ke Tanah,” Ciastech, no. September, 2018.

S. Pramono, P. Yuliantoro, and S. R. Pamungkas, “Sistem Monitoring Tekanan Pada Pipa Air Menggunakan Arduino Uno Pada Jaringan Lora 920-923 Mhz,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 6, no. 1, p. 473, 2022, doi: 10.30865/mib.v6i1.3448.




DOI: https://doi.org/10.15575/telka.v10n1.36-46

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal TELKA terindex oleh :


     moraref logo       Crossref logo        sinta logo     base logo


Onesearch logo     IPI logo      Dimensions logo




Didukung oleh :







Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.