Sistem Deteksi Keparahan Apnea berbasis Fuzzy pada Balita melalui Pemantauan Saturasi Oksigen dan Pola Napas
Main Article Content
Abstract
Apnea tidur pada balita merupakan gangguan pernapasan yang dapat menimbulkan risiko kesehatan serius apabila tidak terdeteksi secara dini. Keterbatasan sistem pemantauan konvensional yang tidak menyediakan pengawasan real-time sering menyebabkan keterlambatan identifikasi episode apnea. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi apnea berbasis Fuzzy Sugeno yang mengintegrasikan tiga parameter fisiologis utama, yaitu saturasi oksigen (SpO₂), frekuensi napas, dan tekanan udara ekspirasi. Ketiga parameter tersebut diukur menggunakan sensor MAX30102, Grove Piezoelectric, dan HX710B, kemudian diproses melalui mikrokontroler ESP32. Data yang diperoleh dianalisis oleh sistem inferensi Fuzzy Sugeno dan dikirim secara real-time ke aplikasi seluler melalui Firebase untuk memungkinkan pemantauan jarak jauh secara berkelanjutan. Pengambilan data dilakukan pada lima balita berusia 3–5 tahun dalam kondisi lingkungan yang seragam, menghasilkan 75 sampel. Setiap parameter diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat keparahan dan diolah untuk menentukan kategori apnea. Validasi dilakukan dengan membandingkan keluaran sistem terhadap evaluasi medis profesional. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi sensor yang tinggi, yaitu 99,8% pada MAX30102, 99,1% pada HX710B, dan 98,9% pada sensor piezo. Akurasi keseluruhan sistem mencapai 94,6%, dengan empat kasus salah klasifikasi pada kategori apnea ringan. Sistem ini menunjukkan potensi sebagai perangkat portabel yang mampu mendukung deteksi dini apnea pada balita melalui pemantauan fisiologis secara real-time. Integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan antarmuka aplikasi yang mudah digunakan menjadikannya relevan untuk diterapkan di rumah maupun fasilitas kesehatan primer. Pengembangan lanjutan dapat difokuskan pada penyempurnaan aturan fuzzy dan ambang batas untuk meningkatkan sensitivitas sistem.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
A. Polytarchou et al., “An update on diagnosisand management of obstructive sleep apnoea in the first 2 years of life,” Eur Respir Rev, vol. 33, no. 171, p. 230121, Jan. 2024, doi: 10.1183/16000617.0121-2023.
R. K. Malhotra, “AASM Scoring Manual 3: a step forward for advancing sleep care for patients with obstructive sleep apnea,” Journal of Clinical Sleep Medicine, vol. 20, no. 5, pp. 835–836, May 2024, doi: 10.5664/jcsm.11040.
KEMENTERIAN KESEHATAN RI, PROFIL KESEHATAN INDONESIA 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2024.
S. Incerti Parenti, M. L. Bartolucci, A. Fiordelli, P. Gigola, C. Paganelli, and G. Alessandri-Bonetti, “The Diagnostic Accuracy of Overnight Oximetry for Pediatric Obstructive Sleep Apnea: A Systematic Review and Meta-Analysis,” Applied Sciences, vol. 14, no. 22, p. 10208, Nov. 2024, doi: 10.3390/app142210208.
H. Yuniarti, R. Sigit, and M. A. Rofiq, “Penerapan Fuzzy Tsukamoto pada Alat Deteksi Penyakit Hipoksemia, Hipotermia, Hipertensi, dan Diabetes untuk Health Care Kiosk,” JAIC, vol. 4, no. 2, pp. 163–173, Dec. 2020, doi: 10.30871/jaic.v4i2.2643.
S. Maqbool, I. S. Bajwa, S. Maqbool, S. Ramzan, and M. J. Chishty, “A Smart Sensing Technologies-Based Intelligent Healthcare System for Diabetes Patients,” Sensors, vol. 23, no. 23, p. 9558, Dec. 2023, doi: 10.3390/s23239558.
M. Z. Dini, A. Rakhmatsyah, and A. A. Wardana, “Detection of Oxygen Levels (SpO2) and Heart Rate Using a Pulse Oximeter for Classification of Hypoxemia Based on Fuzzy Logic,” Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika, vol. 8, no. 1, p. 17, Apr. 2022, doi: 10.26555/jiteki.v8i1.22139.
J. Honda, M. Murakawa, and S. Inoue, “Effect of averaging time and respiratory pause time on the measurement of acoustic respiration rate monitoring,” JA Clin Rep, vol. 9, no. 1, p. 61, Sep. 2023, doi: 10.1186/s40981-023-00654-4.
M.-F. Wu et al., “Detection Performance Regarding Sleep Apnea-Hypopnea Episodeswith Fuzzy Logic Fusion on Single-Channel Airflow Indexes,” Applied Sciences, vol. 10, no. 5, p. 1868, Mar. 2020, doi: 10.3390/app10051868.
A. Pintanel, G. Dimuro, E. Borges, G. Lucca, and C. Barcelos, “Fuzzy Logic for Diabetes Predictions: A Literature Review:,” in Proceedings of the 25th International Conference on Enterprise Information Systems, Prague, Czech Republic: SCITEPRESS - Science and Technology Publications, 2023, pp. 476–483. doi: 10.5220/0011851500003467.
I. Campero-Jurado et al., “Fuzzy Logic Prediction of Hypertensive Disorders in Pregnancy Using the Takagi–Sugeno and C-Means Algorithms,” Mathematics, vol. 12, no. 15, p. 2417, Aug. 2024, doi: 10.3390/math12152417.
U. A. Contardi, M. Morikawa, B. Brunelli, and D. V. Thomaz, “MAX30102 Photometric Biosensor Coupled to ESP32-Webserver Capabilities for Continuous Point of Care Oxygen Saturation and Heartrate Monitoring,” in The 2nd International Electronic Conference on Biosensors, MDPI, Oct. 2021, p. 9. doi: 10.3390/IECB2022-11114.
V. Sivalingam, J. Jayaraj, and S. H. J. Paul, “Measuring flow rate and purity in portable oxygen concentrators,” Bull Natl Res Cent, vol. 48, no. 1, p. 58, May 2024, doi: 10.1186/s42269-024-01209-y.