Perancangan Transmitter Gelombang Akustik pada VLF Band untuk Bawah Air

  • Kania Sawitri Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional
  • Rustamaji Rustamaji Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional
  • Rian Mahesa Putra Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional

Abstract

Teknologi akustik saat ini banyak digunakan untuk keperluan sarana navigasi, komunikasi, dan pendeteksian. Sinyal akustik dapat dideteksi dan dihasilkan oleh perangkat transducer electroacoustic. Perangkat untuk mengubah energi akustik menjadi energi listrik disebut hydrophones atau received transducer, dan untuk mengubah energi elektrik menjadi energi akustik disebut proyektor atau transmit transducer. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan realisasi transmitter (Tx) sinyal akustik pada very low frequency (VLF) band untuk bawah air, terdiri dari pulse signal generator, power amplifier, dan transmit transducer. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengujian transmitter (Tx): Tx mampu membangkitkan sinyal suara (gelombang akustik) pada rentang frekuensi 12.67 s.d 33.68 kHz; tanpa pelindung anti air mampu memancarkan gelombang akustik (suara) pada rentang frekuensi 13.16 s.d 21.38 kHz, dengan pelindung anti air mampu memancarkan gelombang akustik (suara) pada rentang frekuensi 12.69 s.d 20.75 kHz, dan mampu memancarkan gelombang akustik (suara) di dalam air pada rentang frekuensi 13.10 s.d 18.91 kHz.

Author Biographies

Kania Sawitri, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional

Dosen Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional,

Bandung

Rustamaji Rustamaji, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional

Dosen Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional,

Bandung

Rian Mahesa Putra, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional
Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional, Bandung

References

Sam Kelly. (1975). Experimental Oceanography. Howard W. Sams & Co., Inc. The Bobbs-Merrilll Co., Inc

Randal, R.E. (1997). Elements of Ocean Engineering. http://traktoria.org/ files/sonar/Underwater_Acoustics__short_summary.pdf

Au, W.W.L., & Hastrings, M.C. (2008). Measurement and Generation of Underwater Sounds. http://www.springer.com/cda/content/document/cda_Downloaddocument/978038778342-c2.pdf?SGWID=0-0-45-721433p173807664.

Chung Chang and Richard Coates (2005). A novel underwater acoustic transmitter. The Journal of the Acoustical Society of America 117, 2447; https://doi.org/10.1121/1.1919908

Franklin Felber. Low-cost, high-power mechanical impact transducers for sonar and acoustic through-wall surveillance applications. Physics Division, Starmark, Inc., P. O. Box 270710, San Diego, CA 92198

Yusmar Palapa W. (2013). Pembangkit Sinyal Akustik Acak Berpulsa Menggunakan EFM32. Politeknik Caltex Riau.

Stan Zurek. (2014). Magnetica http://www.encyclopedia-magnetica.com/doku.php/squegging

Rustamaji. (2017). Elektronika Komunikasi. Penerbit Itenas. Bandung. ISBN: 978-602-74127-2-9

Transistor Circuits. (1985). Handbook of the American, European and Japanese Transistors.

Rustamaji, Rahmiati, P., & Nofiardiman, S. (2017). Perancangan Prototipe Penguat dan Transduser untuk Komunikasi Bawah Air. Jurnal Reka Elkomika. 5(2).

Hidayat, N.W. (2016). Perancangan Prototipe Hydrophone untuk Komunikasi Bawah Air. Program Sarjana. Institut Teknologi Nasional Bandung.

Published
2018-05-28
How to Cite
Sawitri, K., Rustamaji, R., & Putra, R. M. (2018). Perancangan Transmitter Gelombang Akustik pada VLF Band untuk Bawah Air. TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi Dan Kontrol, 4(1), 11-23. https://doi.org/10.15575/telka.v4n1.11-23
Section
Articles
View Counter
Abstract viewed 432 times
PDF (Bahasa Indonesia) 172 times