Analisis Jaringan Kabel Feeder FTTH dengan Pengukuran OTDR dan Power Link Budget

Main Article Content

Inda Ahmayani
Ahmad Fauzi

Abstract

Tingkat redaman pada jaringan fiber optik sangat memengaruhi kualitas layanan, khususnya pada kabel feeder sebagai jalur utama transmisi data. Analisis kelayakan kabel feeder segmen A di wilayah Kopo dilakukan berdasarkan hasil pengukuran Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) yang dikomparasikan dengan hasil perhitungan power link budget. Hasil pengukuran OTDR tidak dapat dianggap sebagai nilai mutlak karena dipengaruhi oleh pengaturan parameter alat, seperti Index of Refraction (IOR), pulse width, dan sistem averaging. Selain itu, struktur serat optik di dalam kabel yang berbentuk heliks (helix factor) membuat panjang serat sedikit lebih besar dibandingkan panjang fisik kabel, sehingga posisi event pada OTDR dapat bergeser dari lokasi fisik sebenarnya di lapangan. Objek penelitian merupakan kabel feeder yang menghubungkan ODF pada rak Optical Access (O.A) dengan ODC di wilayah Kopo. Berdasarkan hasil penelitian, panjang kabel feeder yaitu 7,33 km dengan total loss sebesar 8,72 dB, jauh melampaui nilai perhitungan power link budget sebesar 3,13 dB. Enam event teridentifikasi memiliki nilai loss melebihi 0,1 dB akibat sambungan dan bending pada jarak  ±400m antar event, sehingga jaringan dapat menyebabkan intermiten pada layanan internet. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan dan pemulihan jaringan sehingga kualitas layanan dapat kembali optimal.

Article Details

How to Cite
Ahmayani, I., & Fauzi, A. (2026). Analisis Jaringan Kabel Feeder FTTH dengan Pengukuran OTDR dan Power Link Budget. TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi Dan Kontrol, 12(1), 91–101. https://doi.org/10.15575/telka.v12n1.91-101
Section
Articles
Author Biographies

Inda Ahmayani, Universitas Pendidikan Indonesia

Inda Ahmayani adalah mahasiswa Program Studi Sistem Telekomunikasi di Universitas Pendidikan Indonesia. Fokus penelitiannya berada di bidang jaringan telekomunikasi, khususnya pada pengembangan dan implementasi jaringan fiber optik

Ahmad Fauzi, Universitas Pendidikan Indonesia

Ahmad Fauzi, S.Si., M.T. adalah dosen Program Studi Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia. Bidang keahlian yang dikuasai meliputi jaringan telekomunikasi dan sistem optik

References

Z. Abdellaoui, Y. Dieudonne, and A. Aleya, “Design, implementation and evaluation of a Fiber To The Home (FTTH) access network based on a Giga Passive Optical Network GPON,” Array, vol. 10, p. 100058, Jul. 2021, doi: 10.1016/j.array.2021.100058.

M. S. Ab-Rahman, A. M. Ridzuan, I. H. Kaharudin, and I.-S. Hwang, “Real time FTTH network monitoring using binary coded fiber Bragg grating,” Optik, vol. 251, p. 168408, Feb. 2022, doi: 10.1016/j.ijleo.2021.168408.

D. Kim, “A 2020 perspective on ‘A dynamic model for the evolution of the next generation Internet – Implications for network policies’: Towards a balanced perspective on the Internet’s role in the 5G and Industry 4.0 era,” Electron. Commer. Res. Appl., vol. 41, p. 100966, May 2020, doi: 10.1016/j.elerap.2020.100966.

D. AlQahtani and F. El-Nahal, “Coherent WDM-PON and free space optical (FSO) system for front-haul in next-generation cellular networks,” Optik, vol. 323, p. 172212, Mar. 2025, doi: 10.1016/j.ijleo.2024.172212.

T. Sasai, M. Takahashi, M. Nakamura, E. Yamazaki, and Y. Kisaka, “Linear Least Squares Estimation of Fiber-Longitudinal Optical Power Profile,” J. Light. Technol., vol. 42, no. 6, pp. 1955–1965, Mar. 2024, doi: 10.1109/JLT.2023.3327760.

R. Rozzaki, A. Stefanie, and J. Dwi Arya Purnama, “Analisis Kualitas Jaringan Fiber Optik Dengan Menggunakan Alat Ukur Optical Time-Domain Reflectometer (Otdr) Di Sekitar Daerah Pasar Cipulir Untuk Meningkatkan Kinerja Transmisi Data,” JATI J. Mhs. Tek. Inform., vol. 8, no. 4, pp. 5814–5819, Jun. 2024, doi: 10.36040/jati.v8i4.10033.

Z. Ramadan, Y. Yulindon, Y. Yustini, and A. A. Asril, “Installation and Activation of Fiber To The Home (FTTH) Network Using Gigabit Passive Optical Network (GPON) Technology and Quality of Service (QoS) Analysis,” JATAED J. Appropr. Technol. Agric. Environ. Dev., vol. 2, no. 1, pp. 17–24, Nov. 2024, doi: 10.62671/jataed.v2i1.62.

U. Septima, A. Yolanda, D. Chandra, and V. A. Uzhelia, “Designing Fiber Optic Network Infrastructure with FTTX Configuration Using Network Development Life Cycle (NDLC) Method in Solok Regency,” Brill. Res. Artif. Intell., vol. 5, no. 1, pp. 108–114, May 2025, doi: 10.47709/brilliance.v5i1.4708.

N. Fauziah, “Analisis Gangguan Kabel Fiber Optik Menggunakan Otdr Pada Otb Serang-Cilegon,” J. Inform. Dan Tek. Elektro Terap., vol. 12, no. 3S1, Oct. 2024, doi: 10.23960/jitet.v12i3S1.5295.

L. Schenato et al., “Enabling long-term distributed OFDR monitoring by exploiting the persistency of the Rayleigh signature,” Procedia Struct. Integr., vol. 64, pp. 1636–1641, 2024, doi: 10.1016/j.prostr.2024.09.419.

H. Liu, T. Zhao, and M. Zhang, “OTDR Development Based on Single-Mode Fiber Fault Detection,” Sensors, vol. 25, no. 14, p. 4284, Jul. 2025, doi: 10.3390/s25144284.

W. Hu, J. Zhou, S. Liang, D. Tosi, and M. Yang, “OTDR signature of polymer optical fiber for deformation monitoring,” Measurement, vol. 253, p. 117757, Sep. 2025, doi: 10.1016/j.measurement.2025.117757.

A. Goel and G. Pandey, “Design of broadband dispersion flattened fiber for DWDM system: Performance analysis using various modulation formats,” Opt. Fiber Technol., vol. 42, pp. 109–118, May 2018, doi: 10.1016/j.yofte.2018.02.018.

W. W. M. M. Han and T. T. Hla, “Investigation of Macrobending Losses in Single Mode Optical Fiber,” Indones. J. Comput. Sci., vol. 14, no. 2, Apr. 2025, doi: 10.33022/ijcs.v14i2.4804.

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.